Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penyebab dan Cara Mengatasi Low Value Content Google Adsense

Google Adsense merupakan salah satu jaringan periklanan terbesar di dunia dan sudah digunakan oleh hampir semua orang, mengingat Google Adsense berani membayar tinggi kepada publishernya, berbeda halnya seperti alternatif google adsense yang penghasilannya dibawah pendapatan adsense. Oleh karena itu, penghasilan google adsense sangat direkomendasikan untuk seorang blogger.

Namun, diterima oleh Google Adsense sudah menjadi impian bagi banyak blogger. Hal ini dikarenakan, untuk diterima oleh Google Adsense harus melakukan peninjauan selama 1 hari hingga 2 minggu bahkan lebih. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang blognya diterima oleh jaringan periklanan ini, hanya sebagian kecil saja yang diterima. 

Padahal, banyak seorang blogger pemula yang sudah membuat artikel yang berkualitas. Akan tetapi, masih saja ditolak oleh google adsense dengan berbagai masalah, masalah yang seringkali dihadapi oleh seorang blogger yakni Low Value Content. Bahkan, saya sendiri juga mengalami hal yang serupa yakni ditolak karena alasan Low Value Content sebanyak 5 kali, untuk bukti akan saya sertakan di screenshoot bawah ini:

Oleh karena itu, saya berinisiatif untuk membagikan pengalaman saya di blog ini agar anda juga bisa lolos diterima Google Adsense. Ada beberapa cara yang saya lakukan hingga situs Mahes Blog bisa diterima oleh Google Adsense, caranya bisa anda simak ulasan berikut ini.

Apa itu Low Value Content?

Low Value Content adalah konten yang berkualitas rendah. Tentu saja hal ini merupakan salah satu indikasi google yang menyatakan bahwasannya konten yang ada di blog anda tidak memiliki nilai yang cukup tinggi terhadap pembaca. Oleh karena itulah google menolak situs anda dengan alasan Low Value Content.

Sebaiknya, anda buatlah konten yang berkualitas yang memiliki banyak manfaat kepada pembaca. Seperti yang sudah diketahui bersama bahwa Google Adsense merupakan jaringan periklanan raksasa yang digunakan oleh situs-situs blogger hingga media untuk mendapatkan penghasilan.

Sehingga google adsense akan menyeleksi terlebih dahulu, apakah situs atau blog anda layak atau tidak jika diterima oleh Google Adsense. 

Penyebab Low Value Content

Penyebab Low Value Content juga tak semua tentang konten, melainkan ada beberapa faktor lainnya seperti yang akan saya sebutkan dibawah ini:

1. Jumlah Artikel Masih Sedikit

Penyebab Low Value Content yang pertama yakni jumlah artikel situs atau blog anda masih tergolong cukup sedikit, kebanyakan dari seorang blogger yang terlalu buru-buru untuk mendaftarkan ke Google Adsense. Sebagai contoh, Anda baru saja membuat blog dan sudah mempunyai 10 artikel, lalu karena ingin mendapatkan penghasilan yang cepat, maka anda daftarkan ke Google Adsense.

Apabila anda seperti itu, maka besar kemungkinan blog anda akan ditolak karena Low Value Content. Oleh karena itu, buatlah artikel yang banyak minimal 35 Artikel.

2. Pengunjung Masih Sedikit

Penyebab yang kedua yakni pengunjung blog anda masih sedikit. Nah, agar mendapatkan banyak traffic organik, maka sangat disarankan untuk menulis artikel SEO friendly dan jangan lupa optimasi SEO On Page agar artikel atau konten anda berada di halaman terbaik google.

Apabila artikel anda sudah berada di halaman terbaik Google, besar kemungkinan artikel anda akan mendapatkan banyak pengunjung secara tiba-tiba. Usahakan, ketika baru membuat blog, jangan terlalu fokus terhadap Google Adsenss. Fokuslah kepada artikel anda untuk mendapatkan banyak pembaca setia.

3. Artikel Terdeteksi Duplikat atau Copy-Paste

Untuk menjadi seorang blogger, hal yang harus dilakukan pertama yakni membuat artikel atau konten yang original. Meskipun artikel yang sudah anda cek di SmallSEOTools terdapat plagiat dibawah 20% itu bisa tergolong cukup aman, asalkan jumlah uniq dari artikel anda tidak berada di bawah 80%.

Apabila anda ingin mendapatkan penghasilan dari Google Adsense. Maka, buatlah artikel yang original agar blog anda bisa diterima oleh Google Adsense. Apabila anda sudah terbiasa merancang sebuah kata untuk menulis artikel, maka besar kemungkinan juga artikel yang anda buat akan terlihat lebih professional.

4. Artikel Belum Terindex Google

Jika artikel atau blog anda belum terindex oleh Google, maka besar kemungkinan blog anda akan ditolak mentah-mentah dengan alasan Low Value Content. Agar artikel atau blog anda terindex oleh Google Adsense, maka daftarkan terlebih dahulu situs anda ke Google Search Console untuk dilakukan pengindexan secara otomatis ataupun manual. Setelah proses pengindexan di GSC selesai, maka anda hanya perlu menunggu waktu selama 1 hingga 2 mingguan lebih untuk memastikan apakah artikel dan blog anda sudah terindex atau belum.

5. Topik Blog Kurang Menarik

Banyak seorang blogger pemula yang selalu membuat artikel secara asal-asalan yang sesuai dengan cerita si penulis tanpa memikirkan si pembaca. Oleh karena itu, buatlah artikel yang dicari oleh pembaca dan menjawab pertanyaan dari si pembaca, apabila pembaca blog anda bermanfaat, maka blog anda pasti juga akan diterima oleh Google Adsense.

Sebaiknya, jangan terlalu fokus terhadap niche cerita mengenai diri anda sehari ataupun yang lain sebagainya. Karena hal itu akan membuat blog anda tidak mempunyai pembaca dari mesin penelusur, fokuslah buat artikel seperti bisnis, kesehatan, otomotif, tutorial, teknologi, dan masih banyak lagi. Intinya, yang bermanfaat bagi banyak orang.

Cara Mengatasi Low Value Content

Setelah anda mengetahui penyebab low value content, maka langkah selanjutnya anda bisa simak ulasan cara mengatasi low value content berikut ini:

1. Update Artikel Setiap Hari

Agar blog anda bisa diterima oleh Google Adsense, maka usahakan untuk mengupdate artikel setiap hari. Apabila anda selalu update artikel setiap harinya, maka Google akan menandai blog anda sebagai blog yang sangat aktif sehingga mempunyai nilai yang positif oleh Google. Hal ini juga saya lakukan ketika saya baru membuat blog, tentunya hal ini mungkin membuat blog saya berhasil diterima oleh Google Adsense setelah ditolak karena low value content sebanyak 5 kali.

2. Buatlah Artikel Yang Panjang

Selain update artikel setiap hari, Anda juga diwajibkan untuk membuat artikel yang panjang dan lengkap. Mengapa? Ketika anda membuat artikel dibawah dari 200 kata, kecil kemungkinan blog anda akan diterima oleh Google Adsense. Nah, buatlah artikel yang terdiri dari 400 kata (minimal) hingga 1000 kata, semakin panjang artikel yang anda buat, maka semakin bagus juga artikel anda untuk bersaing di mesin penelusuran.

Pada saat sebelum diterima oleh Google Adsense, saya selalu update artikel dengan minimal 1000 kata bahkan 2000 kata. Namun, tidak semua artikel yang saya bahas sebanyak 1000 kata, ada juga yang dibawah dari 800 kata yakni niche tutorial.

3. Daftarkan Blog Anda ke Google Search Console

Seperti yang sudah saya singgung diatas bahwasannya agar artikel atau blog anda terindex oleh Google, sebaiknya daftarkan terlebih dahulu situs anda ke Google Search Console. Tujuan mendaftarkan ke GSC yakni untuk mengindex seluruh artikel yang telah anda terbitkan, apabila artikel anda tidak ada yang terindex. Maka, Anda tidak akan mendapatkan pengunjung organik dari Google itu sendiri.

4. Tunggu Umur Blog Berusia 3 Bulan (Minimal)

Jika anda sudah membuat sebuah blog, maka jangan langsung terburu-buru untuk mendaftarkan ke Google Adsense. Mengapa? Karena besar kemungkinan blog anda akan ditolak dengan alasan Low Value Content, seperti pengalaman saya ketika blog saya masih berumur 1 bulan, saya nekat untuk mendaftarkannya ke Google Adsense. Namun, selang beberapa minggu kemudian, blog saya ditolak!

Nah, karena tidak menyerah, saya ajukan lagi. Namun, tetap saja ditolak hingga blog saya berumur 3 bulan. Barulah, blog yang saya kelola ini bisa diterima oleh Google Adsense.

5. Terus Daftarkan ke Google Adsense

Nah, mungkin ini salah satu cara yang sangat saya rekomendasikan. Karena ketika blog saya ditolak dengan alasan Low Value Content, saya langsung mengajukan kembali blog saya sebanyak 5 kali, hingga yang ke 6 blog saya bisa diterima oleh Google Adsense. Tak hanya saya, ada sebagian orang juga sudah berhasil melakukan hal ini, bahkan ketika saya baca di grup-grup blogger ada yang sampai 43 kali ditolak oleh Google Adsense dengan alasan Low Value Content. Namun, akhrinya blognya bisa diterima oleh Google Adsense.

Akhir Kata

Itulah penyebab dan cara mengatasi low value content yang wajib anda ketahui, semua apa yang sudah saya tulis diatas berdasarkan pengalaman saya sendiri. Sebelumnya, saya juga sudah mencari di beberapa sumber. Namun, semua yang saya praktekan tidak berhasil, setelah menggunakan cara yang saya bagikan diatas. Barulah blog saya diterima oleh Google Adsense. 

Bahkan, ada yang merekomendasikan untuk migrasi ke Wordpress hingga mengganti tema. Namun, semua itu saya abaikan. Karena, saya masih berusaha untuk mengajukan blog saya hingga diterima oleh Google Adsense. Nah, tepat pada tanggal 19 Juli 2021 situs Mahes Blog ini diterima oleh Google Adsense.

Awal saya mengajukann blog saya ke Google Adsense yakni pada tanggal 30 Mei 2021, tentu saja itu membutuhkan waktu yang cukup lama agar blog saya bisa diterima oleh Google Adsense. Jadi, anda bisa mengikuti tips yang sudah saya berikan diatas. Mudah-mudahan blog anda juga bisa cepat diterima Google Adsense ya!

2 komentar untuk "Penyebab dan Cara Mengatasi Low Value Content Google Adsense"

X